Ini 10 Wilayah Paling Terkena Dampak Cincin Api

Apa itu Cincin Api? Cincin Api adalah zona yang terbentang di tepi Samudera Pasifik. Sekitar 90% letusan gunung berapi dan gempa bumi di dunia terjadi di zona ini. Begitu pula tsunami yang diakibatkan gempa bumi besar terjadi di Cincin Api. Cincin Api yang berbentuk menyerupai tapal kuda ini membentang sepanjang 40.000 km atau sekitar 25.000 mil.

Cincin Api disebut sebagai zona subduksi yaitu area di mana lempeng-lempeng tektonik bertemu dan bertabrakan. Lempeng-lempeng tektonik tersebut adalah lempeng Amerika Utara, lempeng Amerika Selatan, lempeng Samudera Pasifik, lempeng Eurasian dan lempeng Indo-Australian. Kini Cincin Api dikabarkan tengah aktif dan menimbulkan gempa di beberapa wilayah di dalamnya.

Berikut 10 wilayah yang paling terkena dampak dari zona Cincin Api:

  1. Indonesia
  2. Jepang
  3. Filipina
  4. Chili
  5. Meksiko
  6. Semenanjung Kamchatka, Rusia
  7. Pantai barat Amerika Serikat
  8. Selandia Baru
  9. Alaska
  10. Pantai barat Kanada

Indonesia berada di peringkat pertama. Telah terjadi bencana alam gempa bumi, gunung berapi dan tsunami terbesar di Indonesia yang memakan korban jiwa terbanyak dibanding wilayah lain di dunia. Tercatat bencana alam yang pernah terjadi yaitu erupsi Gunung Tambora, Sumbawa pada tahun 1815 dengan 90.000 korban jiwa, erupsi dahsyat pulau vulkanik Krakatau, Selat Sunda tahun 1883 yang ledakannya terdengar sejauh 3.100 km sampai ke Perth, Australia dan kabut asapnya setinggi 80 km dengan lebih dari 36.000 orang meninggal dunia, gempa bumi lepas pantai barat Sumatera dengan kekuatan 9,3 SR pada tahun 2004 mengakibatkan tsunami dengan korban jiwa sekitar 397.000 di Indonesia dan beberapa negara, gempa di selatan Yogyakarta tahun 2006 dengan korban jiwa 5.000 dan korban luka-luka 35.000 orang, erupsi Gunung Merapi tahun 2010 dan banyak lagi. Yang terkini adalah gempa bumi dengan magnitudo 6,4 berpusat di 91 km baratdaya Lebak, Banten, dengan kedalaman 10 km pada hari Rabu (23/1/2018) kemarin.

sumber foto: thoughtco.com

sumber video: youtube.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *